Dulu orang tua kita berangkat kerja setelah mata hari
terbit, dan sudah kembali pulang sebelum matahari terbenam.
Walau pun memiliki anak banyak, tetapi rumah dan halaman pun
tetap luas, bahkan tidak sedikit yang memiliki kebun, dan semua anak anaknya
bisa bersekolah.
Tapi dijaman sekarang ini banyaik yang berangkat kerja
subuh, sebelum matahari terbit, dan pulang malam, tapi rumah dan tanah tak
seluas rumah orang tua kita dulu, bahkan bayak yang tidak ingin memiliki anak
banyak karena takut kekurangan.
Firman Allah dalam Al-Qur,an: “ Dan Kami pasti akan menguji
kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan dan kekurangan harta, jiwa dan
buah-buahan.”. (Al Baqoroh, ayat 155)
Adakah yang salah cara hidup dijaman modern sekarang ini???
Padahal orang tua kita, hidup tanpa banyak alat bantu,
tetapi mereka tenang menjalani hidupnya. Sementara kita yang dilengkapi dengan
berbagai macam alat, seperti pampers, mesin cuci, kompor gas,HP, TV, kendaraan,
email, FB, Twitter, ipad, bahkan ruangan ber AC dan masih banyak yang lainnya,
harusnya hidup kita lebih tenang dari orang tua kita dan lebih leluasa untuk
melakukan ibadah.
Dengan adanya alat bantu seperti itu, harusnya mempermudah
hidup ini, tapi tenyata tidak, sampai kita tidak sempat menikmati hidup ini
karena semuanya serba terburu-buru,contohnya:
* Berangkat kerja , TERBURU-BURU
* Pulang kerja juga, TERBURU- BURU
* Makan siang, TERBURU-BURU
* Dilampu merah , TERBURU-BURU
* Berdo`a pun, TERBURU-BURU, bahkan
* Salat pun, TERBURU-BURU.
Sipat diatas bukti dari Al Qur,an QS: Al Isra [17] ayat 11 “
Dan adalah manusia bersipat tergesa-gesa “. Hanya mati Yang tidak mau
seorangpun TERBURU-BURU.
Bahkan banyak manusia yang takut hartanya berkurang,
sampai-sampai untuk ber SEDEKAH saja pakai PERHITUNGAN, sementara Allah tidak
pernah PERHITUNGAN dalam memberi rizki kepada kita.
Firman Allah, “Setan menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan,
dan menyuruh berbuat kikir”. Qs: Al Baqarah [2] ayat 268).
Bahkan tidak sedikit karena takutnya kehilangan pekerjaan,
banyak orang rela meninggalkan solat untuk mencari kekayaan dunia yang pana ini,padahal harta benda tidak lah akan
dibawa apabila Allah sudah mengambil nyawa kita, jadi pada akhirnya mari kita
bertanya pada diri kita masing-masing, sampai dimanakah hidup kita pada hari
ini??? dan sudah berapa banyak amal kita untuk bekal akhirat nanti.
–Semoga bermanfa`at –
Tidak ada komentar :
Posting Komentar