Blogger Widgets Blogger Widgets

Sabtu, 14 Februari 2015

Alasan kenapa orang yang merayakan atau bahkan hanya mengucapkan selamat valentine dihukumi telah murtad menjadi kafir.

~ ANTARA MANISNYA COKLAT VALENTINE DAN PAHITNYA KEKUFURAN ~

Imam Abu Hafs Al-Kabiir mengatakan, "Apabila seorang hamba
menyembah Allah selama 50 tahun. Kemudian datanglah perayaan
Nairuz, lalu orang itupun menghadiahkan telur kepada sebagian
kaum musyrikin sebagai bentuk pengagungan terhadap hari
tersebut, maka dia telah kafir dan terhapuslah semua amalnya.
Pemilik kitab Jaami' Al-Ashghar menyebutkan, "Jika seseorang
menghadiahkan sesuatu pada muslim yang lain di hari Nairuz tanpa
bermaksud mengagungkan hari itu, tapi karena terbawa kebiasaan
manusia, maka hal ini tidak membuat pelakunya kafir, hanya saja
tidak selayaknya dia melakukan perbuatan tersebut pada hari itu,
baik sebelum atau sesudahnya.
Yang demikian itu agar dia terhindar dari perbuatan menyerupai mereka (orang-orang kafir pent.) pada sesuatu yang menjadi kekhususan mereka.
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa yang meniru-niru suatu kaum, maka dia adalah
bagian dari kaum itu".
Di dalam Jaami' al ashgar juga disebutkan,
"Apabila seseorang membeli sesuatu yang biasa dibeli orang-orang
kafir pada hari Nairuz, padahal sebelumnya dia tidak pernah
membeli barang tersebut. Jika dia membelinya sebagai bentuk
pengagungan terhadap hari tersebut sebagaimana orang-orang
musyrik mengagungkan hari itu, maka dia telah kafir. Namun jika
dia membelinya untuk kebutuhan makan dan minum, maka dia
tidak divonis kafir.
(lihat: Al bahrur Raaiq Syarh kanzuddaqaaiq jilid 8/555)
Catatan:
Tidak boleh memberi atau menerima hadiah apapun yang berkaitan
dengan perayaan non muslim. Wajib bagi setiap muslim menolak
hadiah tersebut dengan cara yang baik disertai penjelasan bahwa
merayakan hari-hari yang diagungkan non muslim merupakan
perkara yang di larang dalam agama kita.

Wallahu a'lam.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar